Kamis, April 3, 2025
26.9 C
Medan

Bareskrim Polri Amankan Dua Tersangka TPPO Myanmar

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta (buseronline.com) – Bareskrim Polri berhasil mengamankan dua tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di daerah Bekasi, Jawa Barat.

Tersangka pertama bernama Andri, sedangkan tersangka kedua bernama Anita. Keduanya diduga berperan sebagai perekrut tenaga kerja dalam kasus ini.

“Dua tersangka ini, Andri dan Anita, berhasil kami tangkap di daerah Bekasi, di mana keduanya berperan sebagai perekrut korban-korban,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Aula Bareskrim Polri.

Dalam modus operandi mereka, pelaku menawarkan pekerjaan di Thailand kepada korban dan memberikan bantuan dalam pengurusan paspor. Beberapa korban bahkan ditampung sementara di rumah dan apartemen yang dimiliki oleh para pelaku.

Pola perekrutan yang dilakukan pelaku sangat licik. Mereka tidak melibatkan perusahaan penempatan pekerja migran, tidak menggunakan visa kerja, namun memberikan surat tugas dari CV Prima Karya Gemilang serta menggunakan name tag untuk mengelabui petugas imigrasi.

“Para korban dibekali surat dari CV, hal ini digunakan untuk menutupi petugas imigrasi,” jelas Djuhandani.

Pelaku juga membekali korban dengan tiket perjalanan pulang pergi Jakarta-Bangkok dan melakukan penyelundupan ke Myanmar secara ilegal.

Dalam tawaran pekerjaan, para korban dijanjikan menjadi marketing operator online dengan gaji sebesar Rp12-15 juta perbulan. Mereka juga dijanjikan komisi tambahan apabila mencapai target penjualan.

Namun, korban dipekerjakan selama 12 jam sehari, dengan hanya diperbolehkan cuti setiap 6 bulan untuk kembali ke Indonesia. “Para korban diberikan tawaran seperti itu,” tambah Djuhandani.

Sayangnya, realitanya para korban justru dieksploitasi dengan diberikan kontrak kerja dalam bahasa China yang tidak dimengerti oleh mereka. Mereka ditempatkan di perusahaan online scam yang dimiliki oleh warga negara China dan berada di lokasi yang tertutup dan dijaga oleh orang bersenjata.

Para korban dipaksa bekerja selama 16-18 jam sehari, tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh pelaku, dan gaji yang seharusnya diberikan tidak pernah diterima.

Apabila korban tidak mencapai target penjualan, mereka akan dikenakan sanksi berupa pemotongan gaji dan tindakan kekerasan fisik, seperti dijemur, diharuskan berlari, dipukuli, bahkan dikurung.

“Apabila para korban tidak mencapai target yang ditentukan oleh perusahaan, mereka akan dikenai sanksi berupa pemotongan gaji, termasuk tindakan kekerasan fisik,” ungkap Djuhandani.

Dari kasus ini, diketahui bahwa 16 dari total 25 korban yang kasusnya sempat viral adalah hasil dari rekrutan kedua tersangka.

Bareskrim Polri terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan perdagangan orang yang melibatkan tersangka ini serta melindungi dan memberikan perlindungan kepada para korban yang menjadi korbannya.

- Advertisement -

Hot this week

Real Madrid Melaju ke Final Copa del Rey 2024/2025 Usai Tundukkan Real Sociedad

Madrid (buseronline.com) - Real Madrid berhasil melangkah ke final...

Bologna Bantai Empoli 3-0, Satu Kaki di Final Coppa Italia

Roma (buseronline.com) - Bologna semakin dekat menuju final Coppa...

Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar Tiba

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI)...

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan Tahap Kedua untuk Korban Gempa di Myanmar

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI kembali menunjukkan...

Arus Mudik Lebaran 2025: 81% Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta, Angka Kecelakaan Menurun

Jakarta (buseronline.com) - Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus...

Topics

Real Madrid Melaju ke Final Copa del Rey 2024/2025 Usai Tundukkan Real Sociedad

Madrid (buseronline.com) - Real Madrid berhasil melangkah ke final...

Bologna Bantai Empoli 3-0, Satu Kaki di Final Coppa Italia

Roma (buseronline.com) - Bologna semakin dekat menuju final Coppa...

Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar Tiba

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI)...

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan Tahap Kedua untuk Korban Gempa di Myanmar

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI kembali menunjukkan...

Arus Mudik Lebaran 2025: 81% Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta, Angka Kecelakaan Menurun

Jakarta (buseronline.com) - Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus...

Arus Lalin Pancurbatu Longgar, Kendaraan Menurun 30%

Pancurbatu (buseronline.com) - Kapolsek Pancurbatu melalui Kanit Lantas Polsek...

Mentan Amran: Operasi Pasar Pangan Murah AgriPost Berhasil Kendalikan Harga Pangan

Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman...

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Dokkes Polres Pematangsiantar Jaga Kesiapan Personel Pospam dan Posyan

Pematangsiantar (buseronline.com) - Dalam rangka memastikan kesehatan dan kesiapan...

Related Articles