Sabtu, April 5, 2025
27 C
Medan

RI Kembangkan Serum untuk Virus Demam Babi Afrika yang Mewabah di Batam

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Batam (buseronline.com) – Indonesia dilaporkan tengah mengembangkan serum darah yang dapat memberikan kekebalan sementara di antara babi terhadap virus demam babi afrika atau african swine fever (ASF).

Mengingat penyakit tersebut baru-baru ini sedang mewabah di peternakan babi terbesar di Indonesia.

Peternakan yang terletak di pulau seluas 1.500 hektar bernama Pulau Bulan, Batam, Kepulauan Riau itu mampu mengekspor sekitar 240.000 babi per tahun ke Singapura.

Ekspor dari pulau tersebut merupakan sekitar 15 persen dari total pasokan daging babi Republik.

Badan Makanan Singapura (SFA) mengatakan pada 20 April bahwa bangkai babi yang berasal dari peternakan ditemukan terinfeksi demam babi Afrika, mendorong Singapura untuk berhenti mengimpor babi hidup dari Pulau Bulan.

Kepala otoritas veteriner Kepulauan Riau yang memantau kesehatan hewan di provinsi tersebut, drh Honismandri mengatakan pejabat Indonesia kemudian dikerahkan dan memastikan bahwa virus tersebut telah menyebar ke sebagian besar peternakan.

“Situasi saat ini terkendali. Tidak ada lagi kematian. Hanya yang selamat,” ujarnya kepada media.

Demam babi Afrika tidak menginfeksi manusia. Namun, itu sangat menular di antara babi hutan dan babi dan memiliki tingkat kematian yang tinggi.

Penelitian telah menunjukkan bahwa virus dapat bertahan dalam daging babi untuk waktu yang lama setelah babi disembelih. Hingga saat ini tidak ada vaksin untuk melawan penyakit ini.

Lebih lanjut, Honismandri juga mengatakan bahwa dari lebih dari 200.000 babi yang ada di Pulau Bulan, 35.000 mati karena penyakit tersebut.

Pekerja juga memusnahkan 119.000 babi yang berbagi kompartemen yang sama atau tempat tinggal dengan babi yang bergejala.

Dari 50.000 babi yang tersisa, dua pertiga menunjukkan tanda-tanda tertular virus tetapi telah pulih.

Honismandri mengatakan para pejabat sedang berusaha memproduksi serum penyembuhan dari darah babi yang masih hidup.

Serum konvalesen adalah serum darah yang mengandung antibodi yang dapat memberikan kekebalan jangka pendek terhadap infeksi.

Serum sedang dikembangkan di fasilitas pemerintah di Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia dan ibu kota provinsi Jawa Timur.

“Ini merupakan langkah penting untuk mencegah dan membendung penyebaran demam babi Afrika karena saat ini belum ada vaksinnya,” ujarnya.

Honismandri juga menambahkan bahwa fasilitas yang sama telah mengembangkan serum dari babi yang terinfeksi di wilayah lain di Indonesia.

Namun, virus yang menginfeksi babi di Pulau Bulan tampaknya memiliki strain genetik tertentu yang tidak ditemukan pada kasus demam babi Afrika sebelumnya di negara tersebut.

“Mengembangkan serum dari darah babi yang masih hidup di Pulau Bulan akan memastikan keefektifan serum terhadap jenis virus demam babi Afrika ini,” katanya.

“Ini akan memakan waktu dua hingga tiga bulan sampai produk siap. Itulah perkiraannya. Setelah itu kita bisa mulai inokulasi (babi),” ujarnya lanjut.

“Kami juga menjajaki potensi vaksin. Beberapa negara sedang mengembangkan vaksin potensial untuk demam babi Afrika. Jika terbukti efektif, kami akan bekerja untuk mendapatkan beberapa untuk digunakan di Pulau Bulan,” tutupnya.

- Advertisement -

Hot this week

Pemerintah Biayai PPG PAI Kemenag, Waspada Penipuan

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa seluruh biaya...

Jaga Stabilitas Harga Gabah, Bupati Jombang Hadiri Panen Raya Padi

Jombang (buseronline.com) - Bupati Jombang, Warsubi SH MSi, bersama...

Pemprov Jabar Anggarkan Rp2,4 T untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan...

Gempa Guncang Myanmar, Kementan Tunjukkan Kepedulian Lewat Bantuan Pangan

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan)...

Pemerintah Dorong Konsumsi Susu Nasional Lewat Program MBG di Cimahi

Cimahi (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam...

Topics

Pemerintah Biayai PPG PAI Kemenag, Waspada Penipuan

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa seluruh biaya...

Jaga Stabilitas Harga Gabah, Bupati Jombang Hadiri Panen Raya Padi

Jombang (buseronline.com) - Bupati Jombang, Warsubi SH MSi, bersama...

Pemprov Jabar Anggarkan Rp2,4 T untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan...

Gempa Guncang Myanmar, Kementan Tunjukkan Kepedulian Lewat Bantuan Pangan

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan)...

Pemerintah Dorong Konsumsi Susu Nasional Lewat Program MBG di Cimahi

Cimahi (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam...

RSUD dr R Soetrasno Tetap Siaga Selama Libur Idul Fitri

Rembang (buseronline.com) - Selama masa cuti bersama Idul Fitri...

Indonesia Kirim Tim Medis dan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia mengirimkan Emergency Medical Team...

Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 Dunia

Jakarta (buseronline.com) - Kabar menggembirakan datang dari dunia sepak...

Related Articles