27.8 C
Medan
Senin, Maret 4, 2024

PON XXI Aceh-Sumut Perlu Dukungan Anggaran

Berita HariIni

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Medan (buseronline.com) – Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah mengatakan 34 cabang olahraga wilayah Sumut dalam PON Sumut memerlukan banyak anggaran.

Hal ini mengingat persiapan PON XXI yang diselenggarakan di Aceh-Sumut ini harus dipersiapkan dengan matang.

“Karena, memang mereka harus menyiapkan venue dari jarak jauh. Terus kemudian, juga bagaimana mereka bisa mempersiapkan ini?” katanya usai memimpin rapat Kunspek Komisi X DPR RI ke Provinsi Sumut, seperti dilansir dari Parlementaria.

“Jadi memang, kalau kita mau mengimplementasikan desain besar olahraga nasional memang harus lebih streak, bagaimana kedepannya. Tetapi tentu, ini adalah sebuah perhelatan yang harus kita pikirkan,” sambungnya.

Lebih lanjut, kata Politisi Fraksi PKS itu, menyebut juga mewanti-wanti agar pembangunan venue dalam persiapan PON tidak sia-sia ke depannya.

“Lalu kita punya venue-venue-nya, nanti tidak mubazir. Bagaimana bisa menyambungkan dengan pendidikan dan juga, ketika event-nya berlangsung, kita harusnya bisa menyambungkan dengan pariwisata,” ujarnya.

“Nah, kita belajar dari banyak event Pekan Olahraga Nasional (PON) yang dibangun, venue-venue olahraga yang bagus, tetapi kemudian tidak dipergunakan. Itu mubazir. Makanya, kemudian itu juga harus betul-betul dipastikan bahwa, sudah ada komunikasi dengan pihak kampus misalnya, terus kemudian untuk pembinaan pengembangan olahraga,” ujarnya.

Politisi PKS itu berpesan agar semua pihak bekerja lebih sistematis dan sinergis. Legislator Dapil Jawa Barat itu juga menegaskan ada Pekerjaan Rumah (PR) lain terkait dengan infrastruktur, sebab kemampuan daerah tentu tidak bisa terlalu besar dengan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Di Komisi X DPR RI, kemarin dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah menganggarkan untuk peralatan di tahun 2024, tetapi kelihatannya memang kurang, karena jumlah cabang olahraganya sudah lebih dari 68,” urainya.

“Kita berharap nanti dengan adanya tambahan anggaran untuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terutama di spesifikan untuk melakukan persiapan-persiapan perhelatan ini. Untuk wasit, pelatih, atlet, pengawas dan lain sebagainya itu bisa terpenuhi dari situ. Begitu.” tuturnya.

Berita Lainnya

Berita Terbaru