Sabtu, April 5, 2025
29 C
Medan

Tidak ada Efek Samping Akibat Vaksin Covid-19 di Indonesia

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta (buseronline.com) – Ketua Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas PP KIPI) Prof Hinky Hindra Irawan Satari mengatakan, tidak ada kejadian sindrom trombosis dengan trombositopenia atau thrombosis with thrombocytopenia syndrome (TTS) setelah pemakaian vaksin Covid-19 AstraZeneca di Indonesia.

Hal ini berdasarkan surveilans aktif dan pasif yang sampai saat ini masih dilakukan Komnas KIPI.

“Keamanan dan manfaat sebuah vaksin sudah melalui berbagai tahapan uji klinis, mulai uji klinis tahap 1, 2, 3 dan 4 termasuk vaksin Covid-19 yang melibatkan jutaan orang, sampai dikeluarkannya izin edar. Dan pemantauan terhadap keamanan vaksin masih terus dilakukan setelah vaksin beredar” kata Prof Hinky.

Sesuai rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), Komnas KIPI bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan BPOM melakukan surveilans aktif terhadap berbagai macam gejala atau penyakit yang dicurigai ada keterkaitan dengan vaksin Covid-19 termasuk TTS.

Survei dilakukan di 14 rumah sakit di tujuh provinsi yang memenuhi kriteria selama lebih dari satu tahun.

“Selama setahun, bahkan lebih, kami amati dari Maret 2021 sampai Juli 2022. Kami lanjutkan lebih dari setahun karena tidak ada gejalanya, jadi kami lanjutkan beberapa bulan untuk juga supaya memenuhi kebutuhan jumlah sampel yang dibutuhkan untuk menyatakan ada atau tidak ada keterkaitan. Sampai kami perpanjang juga tidak ada TTS pada AstraZeneca,” jelasnya.

“Jadi, kami melaporkan pada waktu itu tidak ada kasus TTS terkait vaksin Covid-19,” lanjut Prof Hinky.

Indonesia merupakan negara dengan peringkat keempat terbesar di dunia yang melakukan vaksinasi Covid-19. Sebanyak 453 juta dosis vaksin telah disuntikkan ke masyarakat Indonesia, dan 70 juta dosis di antaranya adalah vaksin AstraZeneca.

Setelah surveilans aktif selesai, Komnas KIPI tetap melakukan surveilans pasif hingga hari ini. Berdasarkan laporan yang masuk, tidak ditemukan laporan kasus TTS.

TTS merupakan penyakit yang menyebabkan penderita mengalami pembekuan darah serta trombosit darah yang rendah. Kasusnya sangat jarang terjadi di masyarakat, tapi bisa menyebabkan gejala yang serius.

“Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) bila ditemukan penyakit atau gejala antara 4 sampai 42 hari setelah vaksin disuntikkan. Kalaupun saat ini ditemukan kasus TTS di Indonesia, ya pasti bukan karena vaksin Covid-19 karena sudah lewat rentang waktu kejadiannya,” jelasnya.

“Namanya trombosis, pembuluh darah membeku. Kalau terjadi di otak muncul gejala pusing, di saluran cerna mual, di kaki pegel. Kalau jumlah trombositnya menurun, ada perdarahan, biru biru di tempat suntikan, ya, itu terjadi, tapi 4-42 hari setelah vaksin. Kalau sekarang terjadi, ya, kemungkinan besar terjadi karena penyebab lain, bukan karena vaksin,” katanya.

Masyarakat juga masih bisa melaporkan kejadian ikutan pasca-imunisasi atau KIPI kepada Komnas KIPI melalui puskesmas terdekat. “Puskesmas sudah terlatih, akan dilakukan investigasi, anamnesis, dan rujukan ke RS untuk akhirnya dikaji Pokja KIPI dan dikeluarkan rekomendasi berdasarkan bukti yang ada,” jelasnya. (R)

- Advertisement -

Hot this week

Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 Dunia

Jakarta (buseronline.com) - Kabar menggembirakan datang dari dunia sepak...

LAFC Taklukkan Inter Miami 1-0 di Leg Pertama Perempatfinal Concacaf Champions Cup

LA (buseronline.com) - Inter Miami harus menelan kekalahan tipis...

Arab Saudi Taklukkan China dengan Skor 2-1 di Piala Asia U-17 2025

King Fahd Sports City (buseronline.com) - Timnas U-17 Arab...

Kabaharkam Polri Minta Pengamanan dan Kelancaran Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Ditingkatkan

Lampung (buseronline.com) - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri...

Polri Klarifikasi Terkait Perpol Nomor 3 Tahun 2025

Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberikan klarifikasi...

Topics

Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 Dunia

Jakarta (buseronline.com) - Kabar menggembirakan datang dari dunia sepak...

LAFC Taklukkan Inter Miami 1-0 di Leg Pertama Perempatfinal Concacaf Champions Cup

LA (buseronline.com) - Inter Miami harus menelan kekalahan tipis...

Arab Saudi Taklukkan China dengan Skor 2-1 di Piala Asia U-17 2025

King Fahd Sports City (buseronline.com) - Timnas U-17 Arab...

Kabaharkam Polri Minta Pengamanan dan Kelancaran Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Ditingkatkan

Lampung (buseronline.com) - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri...

Polri Klarifikasi Terkait Perpol Nomor 3 Tahun 2025

Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberikan klarifikasi...

Tes Urine Pengemudi Angkutan Umum Digelar Sat Narkoba Polres Sergai

Sergai (buseronline.com) - Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres...

IDAI Sumut Berikan Tips Aman Liburan Bersama Anak Selama Lebaran 2025

Medan (buseronline.com) - Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)...

Related Articles