Minggu, April 6, 2025
26 C
Medan

Ini Kata Kemenkes RI Terkait Bakteri Pemakan Daging Merebak di Jepang

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta (buseronline.com) – Jepang sedang dilanda infeksi sindrom syok toksik streptokokus (STSS), yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes kelompok A. Kasus STSS di Jepang telah melampaui 1.000 dan menjadi perhatian global.

Bakteri ini dijuluki pemakan daging karena dapat menghancurkan kulit, lemak, dan jaringan di sekitar otot dalam waktu singkat.

Penularan STSS terjadi melalui pernapasan dan droplet (percikan ludah atau lendir) dari penderita.

“Kalau sampai saat ini di Indonesia belum ada laporan ya untuk kasus bakteri pemakan daging,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi, seperti dilansir dari Sehat Negeriku.

Namun, pihaknya terus memantau situasi melalui surveilans sentinel Influenza Like Illness (ILI)-Severe Acute Respiratory Infection (SARI) dan pemeriksaan genomik.

Kasus STSS yang dilaporkan di Jepang, umumnya kasus di rumah sakit yang disebabkan bakteri streptokokus yang biasanya muncul dengan gejala faringitis atau peradangan pada tenggorokan atau faring.

Infeksi STSS bisa berakibat fatal karena pasien dapat mengalami sepsis dan gagal multiorgan. Namun, penyebabnya secara pasti masih belum diketahui karena gejala STSS biasanya ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu singkat.

Jepang telah melaporkan kasus infeksi streptokokus dalam sistem notifikasi surveilans sejak 1999. Pada 2023, terdapat 941 kasus, dan angka ini meningkat menjadi 977 kasus pada Juni 2024.

Meskipun mengkhawatirkan, tingkat penyebaran STSS jauh lebih rendah dibandingkan dengan Covid-19. Masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan perilaku hidup sehat, menggunakan masker saat sakit, dan membiasakan mencuci tangan secara rutin.

“Yang paling penting saat ini, kebiasaan baik yang sudah terbentuk di masa pandemi Covid-19 terus dijalankan seperti cuci tangan pakai sabun dan memakai masker, sehingga meminimalisir perpindahan droplet lewat pernafasan” kata dr Nadia

Hingga saat ini, tidak ada pembatasan perjalanan dari dan ke Jepang terkait dengan STSS.

Berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait peningkatan kasus iGAS atau invasive Group A Streptococcal disease, termasuk STSS, di Eropa pada Desember 2022, tidak ada rekomendasi pembatasan perjalanan ke negara-negara yang terdampak.

Pengobatan STSS dilakukan dengan pemberian antibiotik. Hingga saat ini, belum ada vaksin khusus untuk mencegah infeksi bakteri pemakan daging ini. (R)

- Advertisement -

Hot this week

Pemerintah Biayai PPG PAI Kemenag, Waspada Penipuan

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa seluruh biaya...

Jaga Stabilitas Harga Gabah, Bupati Jombang Hadiri Panen Raya Padi

Jombang (buseronline.com) - Bupati Jombang, Warsubi SH MSi, bersama...

Pemprov Jabar Anggarkan Rp2,4 T untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan...

Gempa Guncang Myanmar, Kementan Tunjukkan Kepedulian Lewat Bantuan Pangan

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan)...

Pemerintah Dorong Konsumsi Susu Nasional Lewat Program MBG di Cimahi

Cimahi (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam...

Topics

Pemerintah Biayai PPG PAI Kemenag, Waspada Penipuan

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa seluruh biaya...

Jaga Stabilitas Harga Gabah, Bupati Jombang Hadiri Panen Raya Padi

Jombang (buseronline.com) - Bupati Jombang, Warsubi SH MSi, bersama...

Pemprov Jabar Anggarkan Rp2,4 T untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan...

Gempa Guncang Myanmar, Kementan Tunjukkan Kepedulian Lewat Bantuan Pangan

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan)...

Pemerintah Dorong Konsumsi Susu Nasional Lewat Program MBG di Cimahi

Cimahi (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam...

RSUD dr R Soetrasno Tetap Siaga Selama Libur Idul Fitri

Rembang (buseronline.com) - Selama masa cuti bersama Idul Fitri...

Indonesia Kirim Tim Medis dan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia mengirimkan Emergency Medical Team...

Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 Dunia

Jakarta (buseronline.com) - Kabar menggembirakan datang dari dunia sepak...

Related Articles