Minggu, April 6, 2025
26 C
Medan

Dokter Peringatkan Risiko Kematian Dini bagi Mereka yang Suka ‘Mager’

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta (buseronline.com) – Gaya hidup sedentari atau perilaku malas gerak (mager) bisa meningkatkan risiko kematian dini.

Hal ini disampaikan dr Putra Rizki SpKO, spesialis kedokteran olahraga, yang menekankan pentingnya aktivitas fisik rutin dalam menjaga kesehatan.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sekitar 33,5% masyarakat Indonesia masih kurang melakukan aktivitas fisik, angka yang cukup tinggi dibandingkan negara-negara lain.

Sebagai perbandingan, survei di Amerika Serikat pada periode 2017-2020 menunjukkan prevalensi gaya hidup sedentari mencapai 25,3%, sementara di Eropa, 1 dari 3 orang menjalani gaya hidup ini.

“Sedentari lifestyle, seperti duduk atau rebahan terlalu lama, bisa dikaitkan dengan berbagai penyakit serius, seperti jantung, gangguan metabolisme, hingga kanker,” ujar dr Putra dalam sebuah webinar, Senin.

Menurutnya, jika kebiasaan ini tidak ditangani dengan baik, risiko komplikasi hingga kematian bisa meningkat.

“Penelitian menunjukkan bahwa orang yang meninggal karena kanker, diabetes, atau jantung, sering kali memiliki riwayat gaya hidup kurang aktif dan banyak duduk,” jelasnya.

Kurangnya aktivitas fisik dapat memengaruhi sirkulasi darah, tekanan darah, dan kesehatan jantung. Selain itu, kebiasaan ini juga berisiko menyebabkan pengeroposan tulang, kehilangan massa otot, dan nyeri sendi.

“Orang yang banyak duduk mengalami penurunan kepadatan tulang, terutama di daerah pinggul dan pangkal paha, yang meningkatkan risiko osteoporosis,” tambahnya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk aktif bergerak dan berolahraga guna menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. (R3)

- Advertisement -

Hot this week

Pemerintah Biayai PPG PAI Kemenag, Waspada Penipuan

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa seluruh biaya...

Jaga Stabilitas Harga Gabah, Bupati Jombang Hadiri Panen Raya Padi

Jombang (buseronline.com) - Bupati Jombang, Warsubi SH MSi, bersama...

Pemprov Jabar Anggarkan Rp2,4 T untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan...

Gempa Guncang Myanmar, Kementan Tunjukkan Kepedulian Lewat Bantuan Pangan

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan)...

Pemerintah Dorong Konsumsi Susu Nasional Lewat Program MBG di Cimahi

Cimahi (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam...

Topics

Pemerintah Biayai PPG PAI Kemenag, Waspada Penipuan

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa seluruh biaya...

Jaga Stabilitas Harga Gabah, Bupati Jombang Hadiri Panen Raya Padi

Jombang (buseronline.com) - Bupati Jombang, Warsubi SH MSi, bersama...

Pemprov Jabar Anggarkan Rp2,4 T untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan...

Gempa Guncang Myanmar, Kementan Tunjukkan Kepedulian Lewat Bantuan Pangan

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan)...

Pemerintah Dorong Konsumsi Susu Nasional Lewat Program MBG di Cimahi

Cimahi (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam...

RSUD dr R Soetrasno Tetap Siaga Selama Libur Idul Fitri

Rembang (buseronline.com) - Selama masa cuti bersama Idul Fitri...

Indonesia Kirim Tim Medis dan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia mengirimkan Emergency Medical Team...

Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 Dunia

Jakarta (buseronline.com) - Kabar menggembirakan datang dari dunia sepak...

Related Articles