Medan (buseronline.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut turut berperan dalam pengawasan makanan takjil yang dijual selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan pangan bagi masyarakat yang berbuka puasa.
“Kita melakukan pemantauan dari sisi regulasi, pelaksanaannya, hingga memberikan dukungan lainnya,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Sumut Hamid Rijal.
Hamid menjelaskan bahwa pengawasan makanan takjil secara teknis berada di bawah tanggung jawab Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota bersama jajarannya. Untuk memperkuat pengawasan, pihaknya mendorong pembentukan tim lintas sektor di daerah-daerah.
“Kita dorong kabupaten/kota membuat tim lintas terpadu dalam rangka pengawasan makanan. Jadi harus ada BBPOM juga, karena mereka memiliki sumber daya dan sarana yang lengkap,” katanya.
Selain pengawasan dari pemerintah, Hamid juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih takjil. Menurutnya, selain memastikan kebersihan dan keamanan makanan, masyarakat juga perlu memperhatikan kandungan gizi.
“Kita menyarankan agar tetap memenuhi prinsip gizi yang seimbang. Jadi bukan hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga dari kualitas dan keseimbangannya,” tuturnya.
Diharapkan dengan adanya pengawasan ini, masyarakat dapat lebih terjamin dalam mengonsumsi makanan takjil yang sehat dan aman selama Ramadan. (R)