Jakarta (buseronline.com) – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1446 H, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, bersama Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan infrastruktur distribusi energi di Provinsi Banten.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri ESDM memastikan pasokan BBM dan LPG dalam kondisi aman serta pelayanan berjalan optimal di berbagai fasilitas, termasuk Terminal BBM, SPBE, SPBU, dan pangkalan LPG setempat.
“Kami telah mengecek kesiapan di wilayah Jawa Barat dan Banten, termasuk stok BBM seperti Pertamax RON 92, Pertalite, dan Pertamax Turbo, yang memiliki ketahanan hingga 20–21 hari. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan BBM selama periode mudik,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Fuel Terminal Tanjung Gerem, Kamis.
Bahlil juga melakukan pengecekan langsung di beberapa SPBU untuk memastikan kualitas BBM sesuai dengan standar yang ditetapkan Direktorat Jenderal Migas. “Kami bersama Lemigas telah melakukan uji kualitas BBM secara langsung di SPBU. Saya pastikan kepada masyarakat bahwa kualitas bahan bakar yang disediakan Pertamina, baik RON 90, RON 92, maupun RON 98, telah memenuhi standar,” tambahnya.
Selain BBM, ia juga meninjau kesiapan infrastruktur dan distribusi LPG di SPBE serta pangkalan LPG setempat. Dengan meningkatnya konsumsi LPG saat Idul Fitri, pemerintah memastikan pasokan tetap lancar.
“Saya telah menginstruksikan agar pangkalan dan agen LPG tetap beroperasi meskipun pada hari libur. Kami tidak ingin mengambil risiko kekurangan pasokan, sehingga masyarakat tetap mendapatkan layanan optimal,” tegas Bahlil.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan kesiapan Pertamina dalam menghadapi lonjakan permintaan energi selama masa mudik.
“Kami telah membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2025 yang akan bekerja maksimal untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga di seluruh Indonesia. Selain layanan di SPBU dan pangkalan LPG, kami juga menyiapkan motorist BBM di titik-titik strategis jalur mudik,” ujar Simon.
Sementara itu, Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga, Eduward Adolof Kawi, menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur distribusi energi telah diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi.
“Stok di berbagai Fuel Terminal dan Depot LPG telah ditingkatkan, serta armada distribusi telah dipersiapkan agar pasokan BBM dan LPG tetap lancar. Kami juga menyiapkan SPBU Siaga, Agen dan Pangkalan Siaga, serta menambah layanan tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat dalam memperoleh energi selama periode mudik dan Lebaran,” jelasnya.
Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan penuh dari Pertamina, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman serta memperoleh layanan energi yang optimal di seluruh jalur mudik.
Untuk informasi terkait layanan produk Pertamina dan titik layanan tambahan selama mudik Lebaran, masyarakat dapat mengakses aplikasi MyPertamina atau menghubungi Pertamina Call Center di 135.
Sebagai pemimpin dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen untuk mendukung target net zero emission 2060 dengan terus menjalankan program-program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya. (R)