Jakarta (buseronline.com) – Pemerintah Indonesia dan Australia semakin memperkuat kerja sama dalam subsektor peternakan dan kesehatan hewan. Kemitraan ini berfokus pada penguatan sistem biosekuriti, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi inovatif guna mendukung ketahanan industri peternakan di Indonesia.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Suganda, menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk pengendalian penyakit hewan dan peningkatan produksi peternakan yang berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Australia, yang memiliki pengalaman panjang dalam subsektor peternakan dan kesehatan hewan. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi industri peternakan Indonesia, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dari sisi pemenuhan nutrisi dan penyediaan produk hewani yang aman serta sehat,” ujar Agung saat menerima audiensi perwakilan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia di Kantor Kementan, Jakarta, Jumat.
Sebagai bagian dari kerja sama ini, Pemerintah Australia akan meluncurkan program baru bertajuk “Kesehatan untuk Semua”, yang akan berjalan selama delapan tahun dengan alokasi anggaran sebesar 100 juta dolar Australia.
Tim Stapleton, Menteri-Konselor bidang Ekonomi, Investasi, dan Infrastruktur Kedutaan Besar Australia di Indonesia, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan sistem peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia agar lebih aman dan efisien.
“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia, serta memperkuat sistem peternakan dan kesehatan hewan yang lebih modern,” kata Stapleton dalam pertemuan tersebut.
Program ini akan dimulai di tiga provinsi Indonesia sebagai proyek percontohan dan akan diumumkan secara resmi pada Mei 2025 setelah pemilu di Australia.
Kementan dan DFAT berkomitmen untuk terus mengembangkan langkah-langkah konkret agar kerja sama ini memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan hewan dan ketahanan industri peternakan nasional. (R)