Jakarta (buseronline.com) – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berduka atas gugurnya tiga personel terbaik dalam menjalankan tugas. Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, bersama dua anggotanya, Bripka Petrus Apriyanto dan Bripda M Ghalib Surya Ganta, meninggal dunia dalam insiden yang masih dalam penyelidikan.
Jenazah ketiga personel tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi dan investigasi lebih lanjut.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mengusut tuntas kejadian ini serta memastikan langkah hukum yang diperlukan segera dilakukan.
“Polri sangat berduka atas gugurnya rekan-rekan kami yang telah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Kami akan memastikan peristiwa ini diusut hingga tuntas,” ujar Brigjen Trunoyudo.
Saat ini, kepolisian terus melakukan pendalaman terkait insiden tersebut guna mengungkap seluruh fakta yang ada.
Sebelum kejadian tragis ini, Iptu Lusiyanto dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keamanan masyarakat.
Pada 7 Maret 2025, ia bersama personel Polsek Negara Batin membagikan 50 paket takjil kepada pengguna jalan dan warga sekitar sebagai bentuk kepedulian selama bulan Ramadhan. Selain itu, pada 11 Maret 2025, Polsek Negara Batin juga melakukan patroli dan membubarkan balapan liar di Jalan Poros Kampung Purwa Agung, Negara Batin, yang meresahkan masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Dedikasi dan pengabdian Iptu Lusiyanto serta anggotanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat mendapat apresiasi luas. Polri dan masyarakat berharap agar kejadian ini segera terungkap, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (R)