Jakarta (buseronline.com) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau para pemudik yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk melapor ke kantor polisi terdekat.
Langkah ini bertujuan untuk mendata dan mengawasi rumah-rumah yang ditinggalkan agar terhindar dari tindak kriminal selama periode mudik Lebaran 2025.
“Tentunya kita sama-sama mengingatkan, khususnya bagi yang akan meninggalkan rumah, agar bisa menginformasikan ke kepolisian terdekat. Kita akan patroli bersama dan menjaga keamanan,” ujar Kapolri dalam keterangannya, dilansir dari laman Humas Polri.
Kapolri menegaskan bahwa Polri bersama pemerintah dan berbagai pihak terkait telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan mudik tahun ini berjalan dengan aman dan nyaman.
“Kita mengharapkan mudik tahun ini bisa berjalan dengan aman dan nyaman. Pemerintah dan seluruh stakeholders yang ada akan bersama-sama memberikan pelayanan terbaik untuk mudik 2025,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho menyatakan bahwa pihaknya akan menerapkan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem contraflow dan one way, guna mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur mudik.
Menurutnya, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang melintas di jalan tol.
“Jika H-3 Lebaran terjadi lonjakan kendaraan, kami akan menerapkan contraflow lebih awal, dimulai pada H-4 atau H-5. Kebijakan ini akan terus dievaluasi dengan melihat traffic accounting atau jumlah kendaraan yang melintas di tol,” ujar Kakorlantas.
Dengan berbagai langkah antisipasi ini, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani mudik dengan lancar dan selamat hingga kembali ke tempat tinggal masing-masing. (R)