Tarutung (buseronline.com) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar temu pers perdana pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Taput, Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP) SSi MSi dan Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan MEng. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu, menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.
Acara tersebut dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah David Sipahutar, Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang, Inspektur Daerah Erikson Siagian, Kepala BKAD Kijo Sinaga, Kepala Diskominfo Hendrik Taruna Surbakti, Kabag Hukum Welly Simanjuntak, serta ratusan wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah Taput.
Dalam laporannya, Kepala Diskominfo Hendrik Taruna menyampaikan bahwa meskipun pemerintah daerah menghadapi tantangan efisiensi anggaran, kegiatan temu pers ini tetap menjadi prioritas. “Ini membuktikan bahwa insan pers adalah mitra yang sangat penting bagi pemerintah daerah,” ujar Hendrik.
Perwakilan insan pers dari beberapa organisasi media turut memberikan apresiasi atas inisiatif pemerintah daerah tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan mendukung program Bupati dan Wakil Bupati guna memajukan Tapanuli Utara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Taput, Deni Parlindungan Lumbantoruan, menekankan lima fokus utama pemerintah daerah. Pertama, perubahan mindset dalam pelayanan publik dengan pola kolaboratif dan proaktif. Kedua, penguatan kerja sama antarlembaga untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ketiga, pengelolaan kondisi keuangan daerah melalui inovasi dan kolaborasi. Keempat, pelaksanaan program 100 hari kerja yang dimulai sejak 20 Februari 2025 dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Kelima, ajakan kepada insan pers untuk terus menyebarkan berita positif.
Bupati Taput, JTP, dalam sambutannya mengapresiasi peran media sebagai pilar keempat demokrasi. Ia menegaskan bahwa saat ini Pemkab Taput tengah melakukan pembenahan internal, terutama dalam hal peningkatan disiplin aparatur sipil negara (ASN), serta pencegahan judi online dan narkoba.
“Kami sudah melakukan tes urine kepada ratusan pejabat eselon, dan hasilnya negatif. Ini adalah komitmen kami dalam menjaga integritas ASN,” tegas JTP yang juga mantan Kapolres Taput.
Selain itu, JTP juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menjadikan insan pers sebagai mitra strategis dan perpanjangan tangan dalam memantau jalannya pembangunan serta mengawasi kinerja aparatur pemerintahan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana 15 wartawan menyampaikan pertanyaan, masukan, dan saran kepada Bupati dan Wakil Bupati. Seluruh masukan dicatat untuk ditindaklanjuti. “Terima kasih atas saran dan masukannya. Ini akan kami tindaklanjuti melalui siklus perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi,” ujar JTP, yang juga dikenal sebagai mantan anggota DPRD Sumut dengan pemahaman kuat tentang anggaran.
Acara temu pers perdana ini berlangsung penuh keakraban dan diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk membuka lembaran baru dalam membangun Taput yang lebih baik selama lima tahun ke depan. (T1)