Jakarta (buseronline.com) – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai bentuk komitmen, Polri akan merekrut Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) dengan keahlian di bidang gizi dan akuntansi.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa perekrutan Bakomsus ini bertujuan untuk memperkuat implementasi program MBG. Sebelumnya, Polri juga telah merekrut Bakomsus di bidang peternakan dan perikanan.
“Sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis, Polri merekrut Bakomsus dengan keahlian di bidang gizi serta akuntansi. Selain itu, kami juga telah merekrut Bakomsus di bidang peternakan dan perikanan. Harapannya, keahlian mereka dapat mendukung ekosistem program ini secara menyeluruh,” ujar Kapolri saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Pejaten, Jakarta Selatan, Senin.
Selain merekrut tenaga ahli, Polri juga membangun SPPG guna memastikan standar keamanan pangan dalam program MBG. Kapolri menegaskan bahwa fasilitas di Pejaten telah memenuhi standar food security yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Dari sisi standar pemenuhan makanan bergizi, SPPG telah melaporkan bahwa mereka menerapkan sistem keamanan pangan. Ini untuk memastikan bahwa makanan yang didistribusikan layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan,” jelasnya.
Kapolri juga menekankan bahwa Polri akan terus meningkatkan kualitas layanan di SPPG agar makanan yang disalurkan ke sekolah-sekolah sesuai dengan standar pemerintah.
“Kami akan terus melakukan perbaikan agar distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah dapat berjalan dengan optimal dan sesuai dengan program pemerintah,” tambahnya.
Keberadaan SPPG Polri di Pejaten juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengembangan kebun sayur hidroponik di area SPPG, yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Selain meningkatkan kualitas gizi anak-anak, kami berharap ekosistem ini juga dapat menghidupkan perekonomian daerah dan berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi secara lebih luas,” pungkas Kapolri.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri telah diluncurkan pada 2 Januari 2025, dengan target memberikan makanan bergizi gratis kepada siswa PAUD hingga SMA, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini akan berjalan secara bertahap dengan tujuan mencapai 100% cakupan pada tahun 2029.
Dengan berbagai langkah konkret yang dilakukan Polri, diharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. (R)