Medan (buseronline.com) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa efisiensi anggaran merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Ia memastikan bahwa pembangunan di Sumut akan selaras dengan kebijakan nasional yang diusung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Hal ini disampaikan Bobby saat menghadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra. Acara tersebut berlangsung di Jalan Sakit Lubis Nomor 85, Medan, pada Kamis.
“Kehadiran Sekjen menjadi pengingat bagi kami bahwa target utama bukan sekadar mengurangi anggaran pembangunan, tetapi memastikan pembangunan berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bobby Nasution.
Bobby juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Ahmad Muzani dan berharap kehadirannya dapat membawa keberkahan bagi masyarakat Sumatera Utara.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua MPR RI Ahmad Muzani memaparkan visi besar Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa Prabowo berkomitmen untuk menghapus kemiskinan, memberantas judi online, narkoba, serta praktik manipulasi dan korupsi. Selain itu, Prabowo juga berupaya meningkatkan taraf kesehatan dan kecerdasan rakyat Indonesia serta membuka lebih banyak lapangan kerja.
“Prabowo bermimpi dan berharap bahwa di masa kepemimpinannya, Indonesia menjadi negara yang lebih kuat, rakyatnya lebih sehat, dan semakin cerdas,” kata Muzani.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Prabowo telah merancang berbagai kebijakan efisiensi anggaran di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Menurut Muzani, efisiensi ini bertujuan agar dana yang tersedia dapat digunakan langsung untuk kepentingan rakyat, seperti pembangunan Sekolah Garuda bagi anak-anak berbakat dari keluarga kurang mampu.
Muzani juga berharap agar kepala daerah dari Partai Gerindra dapat mengikuti langkah Prabowo dalam menjalankan pembangunan yang lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia menyoroti berbagai permasalahan utama di daerah yang harus segera ditangani, seperti jalan rusak, kemacetan, sampah, dan banjir.
“Masalah jalan rusak masih menjadi persoalan besar di banyak daerah. Sementara di kota-kota besar, tantangan utama adalah kemacetan, sampah, dan banjir. Semua ini harus dipecahkan dengan langkah-langkah strategis,” tegasnya.
Sebagai bagian dari pemerintah pusat, Muzani berkomitmen untuk menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan kementerian terkait guna menyelesaikan permasalahan infrastruktur dan tata kota di berbagai daerah.
Acara silaturahmi dan buka puasa bersama ini turut dihadiri oleh kepala daerah, anggota legislatif tingkat provinsi dan kabupaten/kota dari Partai Gerindra, serta seluruh kader partai di Sumatera Utara. (R)