Medan (buseronline.com) – Pertamina memastikan kesiapan dan ketersediaan stok BBM, LPG, dan jaringan gas (jargas) di Sumatera Utara menjelang mudik dan Idul Fitri 2025. Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Harry Budi Sidharta bersama Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati meninjau kesiapan tersebut di Medan pada Minggu.
Peninjauan dilakukan di beberapa titik strategis, seperti Pangkalan LPG Fredy, SPBU COCO, Gas Management Center PGN, dan Fuel Terminal Medan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Satuan Tugas (Satgas) Ramadan & Idul Fitri 2025, sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kepastian layanan energi bagi masyarakat.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Harry Budi Sidharta menyatakan bahwa konsumsi gas rumah tangga di Area Medan melalui jaringan gas (jargas) diproyeksikan mengalami peningkatan 9,5% selama libur Lebaran.
“Persiapan kami mencakup dua aspek utama, yaitu volume gas dan infrastruktur. Dari sisi volume, kami telah menyiapkan suplai gas pipa yang ditambah dengan LNG dari Arun Lhokseumawe. Sementara dari sisi infrastruktur, kami telah melakukan monitoring dan pemeliharaan sebelum masa Lebaran untuk memastikan distribusi gas tetap lancar,” ujar Harry Budi Sidharta.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, PGN juga menyiagakan tim tanggap darurat selama 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi contact center 135 untuk melaporkan kendala atau gangguan pasokan gas.
Selain kesiapan gas, Kepala BPH Migas Erika Retnowati juga meninjau stok BBM dan LPG. Menurutnya, stok BBM nasional sangat aman, dengan ketahanan rata-rata 20 hari, sedangkan stok LPG mencukupi hingga 11 hari.
Tidak hanya mengecek kuantitas, pihaknya juga memastikan kualitas BBM yang beredar di masyarakat dengan melakukan pengujian bersama Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).
“Stok BBM dan LPG sangat cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat selama Lebaran. Kami juga telah mengecek kualitas BBM, seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo, dan semuanya memenuhi standar yang ditetapkan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas). Bahkan, hasil pengukuran menunjukkan bahwa volume BBM yang keluar dari nozzle sesuai takaran, bahkan ada yang lebih dari 1 liter,” jelas Erika.
Untuk mendukung kelancaran distribusi energi selama masa mudik, PT Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan berbagai layanan tambahan di Regional Sumatera Bagian Utara, antara lain:
287 SPBU beroperasi 24 jam
933 Agen LPG
49 unit Mobil Tangki Stand-by
11 titik Kiosk Pertamina Siaga
32 unit Motorist BBM
1 lokasi Serambi MyPertamina
Sebagai perusahaan yang memimpin dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060, dengan menerapkan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam seluruh operasional bisnisnya.
Dengan kesiapan stok BBM, LPG, dan jargas, masyarakat Sumatera Utara diharapkan dapat menjalani mudik dan perayaan Idul Fitri dengan lancar tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi. (R)