Kepulauan Anambas (buseronline.com) – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno secara resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa di Kepulauan Anambas, Sabtu.
Peningkatan status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C ini bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil.
Dalam sambutannya, Menkes Budi menegaskan bahwa penguatan fasilitas kesehatan ini akan mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk memastikan layanan kesehatan yang lebih merata di seluruh Indonesia.
“Kelima penyakit ini, jika bisa ditangani di tingkat kabupaten atau kota, akan mengurangi beban pasien yang selama ini harus dirujuk jauh. Itu sebabnya, kami fokus untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan di daerah,” ujar Menkes Budi.
Sebagai salah satu dari 66 rumah sakit yang ditingkatkan statusnya menjadi tipe C, RSUD Tarempa akan dilengkapi dengan peralatan medis modern untuk memastikan pelayanan yang lebih optimal. Pembangunan rumah sakit ini ditargetkan selesai sebelum Desember 2025.
Selain infrastruktur, Menkes Budi juga menyoroti pentingnya keberadaan tenaga medis lokal untuk mendukung keberlanjutan layanan kesehatan. Ia meminta pemerintah daerah aktif merekrut tenaga kesehatan dari putra-putri daerah.
“Kami ingin agar SDM kesehatan di sini berasal dari daerah sendiri, karena mereka yang paling mengerti kebutuhan masyarakat setempat,” kata Menkes Budi.
Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan berbagai skema, termasuk pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit dan pemberian beasiswa bagi tenaga kesehatan yang berkomitmen kembali mengabdi di daerah asalnya.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengungkapkan bahwa ketersediaan tenaga medis di Anambas saat ini masih sangat terbatas. Hanya terdapat satu dokter spesialis obstetri dan ginekologi serta satu dokter spesialis anak, sementara dokter spesialis penyakit dalam dan bedah masih belum tersedia.
“Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar bagi kami, apalagi dengan jarak yang jauh dan transportasi laut yang memakan waktu lama. Dengan peningkatan RSUD Tarempa menjadi tipe C, kami berharap pelayanan kesehatan di daerah ini bisa lebih optimal,” ujar Gubernur Ansar.
Masyarakat Anambas menyambut baik pembangunan RSUD Tarempa yang baru. Mereka berharap rumah sakit ini dapat menangani kasus medis yang lebih kompleks tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.
“Kami sangat mendukung program pemerintah untuk meningkatkan fasilitas kesehatan di daerah kami. Semoga dengan adanya rumah sakit tipe C ini, kesehatan masyarakat dapat lebih terjamin,” ujar seorang warga setempat.
Menko PMK Pratikno turut mengapresiasi langkah pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan di Kepulauan Riau. Ia juga mengucapkan selamat atas keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis yang telah mencapai 86,5 persen di 90 puskesmas di wilayah tersebut.
Pembangunan RSUD Tarempa menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil.
Dengan infrastruktur yang lebih baik dan tenaga medis yang lebih tersedia, diharapkan masyarakat Anambas dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih mudah diakses dan berkualitas. (R)