Medan (buseronline.com) – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) telah menyiapkan pelayanan kesehatan di 172 Pos Pengamanan (Pospam) Idul Fitri 2025 yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Sumut.
Setiap pos akan dilengkapi dengan dua tenaga kesehatan dan satu pengemudi ambulans, sehingga total terdapat 516 tenaga medis ditambah personel pendukung lainnya.
“Kami menyiapkan pelayanan kesehatan di 172 Pospam Idul Fitri yang tersebar di Sumut. Setiap pos akan dilengkapi dua tenaga kesehatan dan satu pengemudi ambulans,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut Muhammad Faisal Hasrimy
Pos kesehatan ini akan memberikan layanan dasar bagi para pemudik, termasuk penanganan penyakit yang sering terjadi saat perjalanan seperti demam, diare, mual, muntah, serta pemeriksaan tekanan darah.
Selain itu, tersedia fasilitas oksigenisasi dan layanan transportasi rujukan ambulans bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/164/2025 tentang Kesiagaan Arus Mudik dan Libur Hari Raya Idul Fitri 2025.
Dalam surat edaran tersebut, Kementerian Kesehatan menginstruksikan pembentukan tim kesehatan yang bertugas selama mudik, penyelenggaraan Pos Pelayanan Kesehatan 24 jam, serta koordinasi dengan berbagai pihak seperti Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, dan Badan Pengatur Jalan Tol untuk menentukan lokasi strategis bagi pos kesehatan.
Selain posko kesehatan di jalur mudik, RS Adam Malik di Medan juga telah menyiagakan pelayanan kesehatan selama libur Lebaran 2025.
Pihak rumah sakit telah menyiapkan tim medis, obat-obatan, serta fasilitas lainnya untuk mengantisipasi lonjakan pasien selama periode libur Lebaran yang berlangsung dari 28 Maret hingga 7 April 2025.
“Instalasi Gawat Darurat (IGD) akan tetap beroperasi 24 jam dengan lima dokter spesialis on-site setiap hari, meliputi spesialis penyakit dalam, anak, bedah, anestesi, dan obstetri-ginekologi,” ungkap pihak RS Adam Malik.
Dokter spesialis lainnya juga disiagakan secara on-call untuk menghadapi situasi darurat. Tak hanya layanan kesehatan, Kementerian Agama juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2025 yang mengimbau pengelola masjid dan musala di jalur mudik agar tetap beroperasi 24 jam selama musim mudik Lebaran.
Langkah ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi pemudik dengan menyediakan fasilitas pendukung seperti toilet bersih, area istirahat, serta air minum atau makanan ringan untuk takjil.
Dengan berbagai langkah antisipasi ini, diharapkan arus mudik Idul Fitri 2025 dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (P3)