Sabtu, April 12, 2025
25.6 C
Medan

WHA ke-77, Negosiasi Pandemic Treaty Sepakat Diperpanjang

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Jenewa (buseronline.com) – Negosiasi Pandemic Treaty atau perjanjian pandemi resmi diperpanjang, sesuai kesepakatan Sidang World Health Assembly (WHA) ke-77 pada 1 Juni 2024. Penetapan target penyelesaian Pandemic Treaty diundur hingga Sidang WHA tahun depan.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr M Syahril menegaskan komitmen Indonesia untuk mengedepankan kepentingan nasional dalam negosiasi Pandemic Treaty. Fokus utama diarahkan pada isu-isu strategis seperti sistem surveilans, transfer teknologi, dan kesetaraan akses dalam menghadapi pandemi.

“Prinsip kesetaraan antara negara maju dan negara berkembang akan terus kami dorong dalam proses negosiasi ini,” jelasnya.

Secara spesifik, ada empat poin yang menjadi perhatian Pemerintah Indonesia dalam komponen Pandemic Treaty, yakni Pathogen Access and Benefit-Sharing (PABS), instrumen One Health, transfer teknologi, dan pendanaan. Empat poin ini terkait dengan kesenjangan antara negara maju dan berkembang.

Mengenai PABS, yang menunjukkan kesiapsiagaan dan respons terhadap pandemi, pemerintah Indonesia mendorong agar setiap data sharing, khususnya yang melibatkan patogen dan informasi sekuens genetik (genetic sequence information), disertai pembagian manfaat (benefit-sharing) yang setimpal.

Selain itu, pemerintah juga mendorong adanya upaya untuk memastikan adanya pengaturan internasional mengenai standar data dan interoperabilitas, di mana Indonesia telah menginisiasi Material Transfer Agreement (MTA) untuk spesimen virus avian influenza (flu burung).

Selanjutnya, pemerintah Indonesia mendorong pembentukan instrumen One Health untuk mengatur kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara komprehensif yang dapat dilaksanakan negara berkembang dengan dukungan negara maju.

Kemudian, pemerintah Indonesia mendorong transfer teknologi yang berkeadilan untuk kebutuhan kesehatan masyarakat. Transfer teknologi ini dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Indonesia dan negara berkembang untuk menjadi hub dalam membangun kapasitas manufaktur lokal guna menciptakan kemandirian dalam produksi vaksin, terapi, dan diagnostik (VTD).

Mengenai perizinan, Indonesia mendorong perizinan yang bersifat transparan dan non-eksklusif, khususnya saat pandemi. Selain itu, Indonesia mendorong upaya untuk memastikan agar teknologi dan inovasi dapat diakses oleh negara yang membutuhkan, termasuk negara berkembang.

Mengenai pendanaan, pemerintah Indonesia mendukung pentingnya pendanaan yang setara dan dapat diakses oleh seluruh negara yang membutuhkan, termasuk negara berkembang, untuk implementasi Pandemic Treaty. Pendanaan ini dapat dilakukan melalui mekanisme pembiayaan yang telah ada seperti Pandemic Fund dengan sedikit penyesuaian sesuai dengan konteks Pandemic Treaty.

Indonesia akan mengupayakan agar negosiasi Pandemic Treaty selesai secepatnya. Indonesia juga akan terus memperjuangkan kesetaraan akses untuk mendorong transfer pengetahuan dan teknologi antar negara sehingga dapat membangun kapasitas industri farmasi dengan prinsip dasar yang menjamin kesetaraan (equity) antara negara maju dan berkembang.

“Pada saat bersamaan, Pemerintah RI akan terus memperkuat legislasi di tingkat nasional agar siap menghadapi ancaman pandemi lainnya,” katanya.

Bersamaan dengan perpanjangan negosiasi Perjanjian Pandemi, disepakati pula amendemen International Health Regulations (IHR). Dengan amendemen ini, seluruh negara anggota WHO diharapkan lebih mampu mempersiapkan diri untuk deteksi dan respons terhadap berbagai kedaruratan kesehatan yang memiliki dampak internasional.

Prinsip kesetaraan dan solidaritas yang menjadi dasar amandemen IHR diharapkan dapat mendorong penanganan pandemi dan situasi kegawatdaruratan lainnya secara kolektif dan merata. (R)

- Advertisement -

Hot this week

Keisha Bukit Dilantik Jadi Ketua OSIS SMA Immanuel Medan Periode 2025-2026

Medan (buseronline.com) - Kepala SMA Kristen Immanuel Medan, Mangisi...

Kehadiran Presiden Prabowo di Antalya Diplomacy Forum

Turkiye (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri...

Rico Waas Harapkan Sinergi Perangkat Daerah dalam MTQ ke-58 Medan

Medan (buseronline.com) - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-58 tingkat...

Rico Waas Dukung Puteri Agitha Sembiring di Grand Final Puteri Indonesia 2025, Angkat Budaya Sumut dan Medan

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra...

Lapas Pancurbatu Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Jagung

Pancurbatu (buseronline.com) - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan...

Topics

Keisha Bukit Dilantik Jadi Ketua OSIS SMA Immanuel Medan Periode 2025-2026

Medan (buseronline.com) - Kepala SMA Kristen Immanuel Medan, Mangisi...

Kehadiran Presiden Prabowo di Antalya Diplomacy Forum

Turkiye (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri...

Rico Waas Harapkan Sinergi Perangkat Daerah dalam MTQ ke-58 Medan

Medan (buseronline.com) - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-58 tingkat...

Lapas Pancurbatu Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Jagung

Pancurbatu (buseronline.com) - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan...

Kementan dan Al-Ain Farms UEA Kolaborasi Kembangkan Investasi Susu

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) resmi...

Usai Lebaran, Kementan Lakukan Evaluasi Kerja: Tak Sempat Bersantai

Jakarta (buseronline.com) - Libur Lebaran belum lama usai, namun...

Pemerintah Kendalikan Inflasi Ramadan dan Idulfitri, Harga Pangan Tetap Stabil

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah berhasil menjaga stabilitas harga selama...

Related Articles