Jakarta (buseronline.com) – Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Program ini memungkinkan masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis di Puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa program ini didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp3,4 T. Dana tersebut dialokasikan melalui Kementerian Kesehatan sebesar Rp2,2 T dan transfer ke daerah sebesar Rp1,2 T.
“APBN sebagai #UangKita hadir mendukung masyarakat sehat dengan pengecekan kesehatan gratis,” ujar Sri Mulyani, Selasa.
Program CKG mencakup tiga skema utama, yaitu:
1. Pemeriksaan Kesehatan di Hari Ulang Tahun
Layanan ini tersedia bagi bayi, anak, dan orang dewasa, yang dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis pada hari ulang tahun mereka dengan masa berlaku hingga 30 hari setelahnya.
2. Pemeriksaan di Sekolah
Setiap tahun ajaran baru, anak usia 7-17 tahun akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan di sekolah guna memastikan tumbuh kembang yang optimal.
3. Pemeriksaan Rutin bagi Ibu Hamil dan Anak Usia Dini
Ibu hamil serta anak hingga usia 6 tahun berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau kesehatan ibu dan anak sejak dini.
Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau sekitar 140 juta masyarakat, mencakup berbagai kelompok usia. Sasaran program terdiri dari:
2,9 juta bayi baru lahir
13,4 juta balita dan anak prasekolah
24,2 juta anak usia sekolah dan remaja
85,2 juta orang dewasa
16,9 juta lansia.
Sejak diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 10 Februari 2025 hingga 6 Maret 2025, program ini telah dimanfaatkan oleh 415.211 masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di 8.885 Puskesmas di seluruh Indonesia.
Masyarakat dapat mendaftar melalui beberapa cara, yaitu:
Aplikasi SATUSEHAT Mobile: Pengguna dapat mendaftar secara daring melalui aplikasi ini dengan memilih tanggal pemeriksaan yang diinginkan.
WhatsApp Chatbot: Pendaftaran juga bisa dilakukan dengan mengirim pesan ke nomor 0811 10 500 567 dan mengikuti petunjuk.
Datang langsung ke Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Terdekat: Masyarakat cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan layanan.
Dengan adanya Program CKG, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan menekan angka penyakit menular maupun tidak menular di masa depan. (R)