Jakarta (buseronline.com) – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memastikan pasokan listrik berbasis energi bersih tetap stabil selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H. Hal ini disampaikan Direktur Proyek & Operasi Pertamina NRE, Norman Ginting, dalam Commanders Call yang digelar di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1, Senin.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan energi bersih rendah karbon bagi masyarakat. Selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri, kami memastikan pasokan listrik berbasis energi bersih tetap berjalan tanpa kendala sehingga masyarakat dapat menikmati momen Lebaran dengan nyaman,” ujar Norman.
Kegiatan Commanders Call bertujuan memastikan kesiagaan operasional seluruh pembangkit listrik Pertamina NRE yang tersebar di berbagai wilayah. Fokus utama dalam kegiatan ini mencakup kesiapan personel, pemeliharaan, kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan kerja (HSSE), serta memastikan komunikasi antara tim operasional dan manajemen berjalan lancar.
Dalam menjaga kelancaran pasokan listrik, Pertamina NRE bekerja sama dengan PT PLN (Persero). Beberapa pembangkit listrik yang berkontribusi dalam penyediaan listrik bersih antara lain:
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) – Dioperasikan oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE), dengan kapasitas 672 MW yang tersebar di Kamojang, Karaha, Ulubelu, Lumut Balai, Sibayak, dan Lahendong.
PLTGU Jawa-1 – Berkapasitas 1.760 MW, memasok listrik berbasis gas alam cair (LNG) ke sistem Jawa-Bali. Dilengkapi teknologi black start, yang memungkinkan pemulihan lebih cepat jika terjadi pemadaman.
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) – Menyediakan listrik bersih untuk industri di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Sumatera Utara, dengan kapasitas 2,4 MW.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) – Dipasang di berbagai fasilitas Pertamina Grup, seperti Blok Rokan (25 MW), kilang Dumai, Plaju, Balongan, Cilacap, dan Balikpapan. Saat ini, total kapasitas terpasang PLTS Pertamina NRE mencapai 52 MW.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan komitmen penuh Pertamina dalam menjaga pasokan energi selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
“Sebagai BUMN energi, Pertamina tergabung dalam Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2025. Kami akan bekerja 24 jam untuk memastikan kelancaran pasokan energi, sehingga masyarakat bisa menikmati momen mudik dan Lebaran dengan nyaman,” kata Fadjar.
Selain menjaga ketersediaan energi, Pertamina NRE juga aktif dalam upaya transisi energi dan mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.
“Kami terus berupaya mempercepat pengembangan energi bersih demi masa depan yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia,” pungkas Norman. (R)