27 C
Medan
Sabtu, Oktober 5, 2024

Polda Kaltim Laksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional

Berita HariIni

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Balikpapan (buseronline.com) – Polda Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan upacara bendera bulanan di lapangan Mapolda Kaltim.

Upacara ini salah satu upaya untuk tetap menggelorakan semangat pengabdian dalam rangka memupuk disiplin, jiwa korsa, loyalitas, dan kebersamaan seluruh personel baik anggota Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebagaimana diketahui upacara adalah sebuah kegiatan yang sudah dilaksanakan para pendahulu sebelum Indonesia merdeka, sebagai contoh seperti upacara selamatan kelahiran, upacara selamatan panen dan upacara-upacara lainnya.

Upacara yang setiap kali dilakukan mempunyai makna tersendiri yaitu sebagai jati diri bangsa Indonesia yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari hari dan merupakan cerminan dari nilai-nilai budaya bangsa Indonesia.

Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Drs Mujiyono SH MHum bertindak selaku inspektur upacara dan hadir dalam pelaksanaan upacara bendera tersebut seluruh pejabat utama Polda Kaltim.

Ia menjelaskan upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) berupa upacara bendera yang rutin diperingati setiap bulan, memiliki makna yang sangat penting untuk kita semua.

Selain untuk memantapkan kualitas pengabdian serta meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara, juga merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan kepada kita semua.

“Dengan kata lain perubahan tren pada lingkungan eksternal Polri akan selalu mendorong kita agar senantiasa berbenah serta mampu memberdayakan kekuatan Polri guna mewujudkan efektivitas kinerja dalam menghadapi berbagai tantangan tugas sesuai dengan harapan dan tuntutan masyarakat,” ujarnya.

Wakapolda Kaltim menyampaikan di upacara bulanan itu bahwa tantangan tugas yang harus dihadapi Polri bersumber dari berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dimana hal tersebut sangat dipengaruhi dinamika, baik di lingkup global, regional, nasional, maupun lokal tidak dapat dipungkiri bahwa isu perkembangan lingkungan, baik yang berasal dari luar maupun dalam negeri telah menimbulkan konsekuensi meningkatnya kualitas dan kuantitas tantangan tugas.

Berita Lainnya

Berita Terbaru