26.9 C
Medan
Sabtu, April 20, 2024

USU Tuan Rumah Rakernas Aptari Diikuti 169 Peserta

Berita HariIni

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Medan (buseronline.com) – Universitas Sumatera Utara (USU) ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pendidikan Arsitektur Indonesia (Rakernas Aptari) tahun 2023 pada, Senin sampai Rabu (14-16 Agustus 2023). Bertempat di Auditorium Universitas Sumatera Utara, kegiatan ini mengangkat tema ”Mewujudkan Pendidikan Arsitektur Unggul Dan Terpercaya”. Dihadiri sekurangnya 169 peserta yang merupakan Ketua dan Sekretaris Program Studi Arsitektur dari 76 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Secara virtual, Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Prof Ir Nizam MSc DIC PhD menjelaskan agenda ini penting untuk membahas berbagai perkembangan serta merancang pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Terkhusus yang berkaitan dengan kemajuan bidang infrastruktur dalam menghadapi tantangan yang begitu kompleks untuk kebutuhan pembangunan.

“Rakernas Aptari ini tentu merupakan agenda yang sangat penting bagi asosiasi organisasi di Indonesia untuk membahas berbagai perkembangan dan merancang pengembangan pendidikan tinggi di tanah air. Saat ini kita ketahui perkembangan dunia konstruksi sangat besar. Demikian pula dengan kemajuan bidang infrastruktur. Tantangan saat ini dan ke depan akan semakin kompleks tentunya dengan kebutuhan Pembangunan yang diharapkan,” ungkapnya.

Sementara Prof Ir Nurlisa Ginting MSc PhD yang juga didaulat sebagai pemapar utama menjelaskan dari penelitian-penelitian beliau tentang pariwisata ditemukan bahwa salah satu faktor penting dalam pariwisata berkelanjutan adalah kearifan lokal dimana bangunan atau karya arsitektur yang khas dan unik menjadi faktor kunci.

“Kekhasan arsitektur lokal sebagai buah kearifan lokal harus diajarkan kepada mahasiswa pendidikan tinggi arsitektur, sehingga keberlanjutannya dapat terjaga,” tutur Profesor arsitek satu-satunya di USU tersebut.

Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang hadir secara langsung menyampaikan harapannya agar seluruh pihak bekerja sama untuk menjawab tuntutan ke depannya. Ia berharap pertemuan ini menghasilkan kontribusi dalam pembangunan wilayah Sumut.

“Mulailah kita bergandengan tangan, kita kerahkan potensi para arsitektur ini untuk melakukan desain, membantu pemerintah dalam menata, merencanakan, dan implementasi pembangunan Sumut di masa depan,” katanya.

Rektor USU Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi berterima kasih atas kepercayaan terhadap USU sebagai tuan rumah pada Rakernas Aptari 2023. Rektor USU berharap agenda ini akan menghasilkan keputusan yang cukup baik bagi pengembangan Pendidikan Arsitektur di Indonesia serta penguatan kajian terkini.

“Kami tentu bangga karena USU berkesempatan sebagai tuan rumah dalam kegiatan Rakernas Aptari. Harapan kita agar acara ini bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan yang cukup baik untuk pengembangan Pendidikan Arsitektur di Indonesia serta pengembangan atau penguatan kajian yang sedang trend,” tegas Prof Muryanto.

Hal senada disampaikan Ketua Rakernas Aptari Dr Ar Achmad Delianur Nasution ST berharap rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar hingga selesai.

“Setelah rapat kerja di gedung auditorium USU tanggal 15 dan 16 Agustus, acara akan dilanjutkan dengan studi ekskursi ke Samosir via Berastagi dan Simalem untuk mempelajari arsitektur Karo dan Batak yang berada di tepian Danau Toba sebagai bagian dari Geo Park Tourism,” kata ketua panitia yang juga ketua Program Pendidikan Profesi Arsitektur USU.

Ia mengucapkan terima kasih kepada para mitra yang telah ikut mendukung terselenggaranya acara ini yaitu PT Fajar Lestari selaku produsen Dekkson, PT DGR selaku distributor HVAC, Nippon Paint, Epson, Signify-Philips, Karindo, American Standart, IndoGress, Conwood, Monier, Pillar.

Dijelaskan dalam rakernas ini ada talk show nasional dengan pembicara Ketua Aptari Pusat, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Pusat G Budi Yulianto, Ketua Inkindo Pusat Erie Heriadi dan Dewan Arsitek Indonesia Aswin Indraprastha, Yuswadi Saliya dan Stevanus J Manahampi dengan tema “Bersinergi untuk menghasilkan sumber daya manusia arsitek Indonesia”

Ketua APTARI Dr Yulianto Purwono Prihatmaji menerangkan tema yang dipilih berfokus pada Pendidikan Arsitektur yang unggul dan tepat baik didalam negeri maupun luar negeri. Pembahasan pada rakernas ini meliputi kurikulum pendidikan, MBKM, dan lainnya.

“Kita mengangkat tema ini untuk mendorong semakin meningkatnya pendidikan arsitektur yang unggul dan tepat. Jadi bukan hanya sekedar unggul, tapi juga terpercaya, baik itu ada di dalam negeri maupun luar negeri,” sebutnya.

Ia menambahkan selama dua hari ke depan akan banyak kegiatan diskusi kelompok kerja untuk mendiskusikan tentang kurikulum pendidikan, serta membahas implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. (P2)

Berita Lainnya

Berita Terbaru