24.4 C
Medan
Minggu, April 14, 2024

HUT ke 78 RI, Musa Rajekshah Kenakan Baju Adat Nias Selatan

Berita HariIni

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Deliserdang (buseronline.com) – Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah mengenakan baju daerah Nias Selatan, Baru Oholu, dalam upacara HUT ke 78 RI di Lapangan Astaka, Jalan William Iskandar, Deliserdang.

Wagub atau akrab disapa Ijeck memakai baju berwarna kuning dengan corak segi empat atau dikenal dengan istilah Ni’obakola. Baju dengan motif ini biasa dipakai kaum bangsawan karena menggambarkan kejayaan dan kekuasaan. Baju ini dijahit langsung oleh perajin asal Teluk Dalam, Nias Selatan, bernama Diami Maru’ao.

Diami Maru’ao atau pemilik usaha Sanora Art ini juga turut menghadiri upacara HUT RI di Astaka Pancing menyampaikan baju adat yang dipakai Wagub hasil karyanya yang diberikan Pemkab Nias Selatan kepada Wagub saat kunjungan kerja sekitar dua tahun lalu.

“Kebetulan saya ada di Medan jadi saya dipanggil Bapak Wagub biar tidak salah cara pakainya. Baju yang dipakai Pak Wagub ini khas Nias Selatan warnanya dominan Kuning dan Merah serta ada sedikit dasar hitam. Kuning atau emas melambangkan kekayaan, kemuliaan dan kesuksesan sementara merah ini artinya keberanian dan keganasan. Hitam bermakna tanah malambangkan tanah airnya Nias. Baju ini biasa dipakai acara adat, pesta pernikahan bermakna raja atau bangsawan,” katanya.

Lanjutnya baju ini dilengkapi dengan Mahkota (Laeru), Kalung (Kalabubu) yang terbuat dari tempurung kelapa dan Rompi Ni Obowogafasi, Cawan (Ondrora) dan pedang Pedang (Tologu). Sementara, Ijeck mengungkapkan kebahagiaannya bisa mengenakan pakaian adat asal Sumut, Nias Selatan.

“Saya senang adat budaya di Sumut ini cukup banyak, tapi hari ini saya mau menampilkan pakaian adat Nias Selatan. Harapannya dengan saya pakai pakaian ini menjadi satu hal memperkenalkan suku adat Nias Selatan dan Nias secara keseluruhan. Tak hanya itu, dalam hal pembangunan, pemerintah juga selalu membangun seluruh wilayah termasuk Nias,” katanya.

Kemerdekaan RI, lanjut Ijeck menjadi hal penting khususnya untuk para generasi muda. “Moment ini mengingatkan kita semua khususnya anak-anak kita semua bahwa kemerdekaan itu tidak mudah, mengorbankan banyak nyawa para pahlawan kita dan sekarang kita sudah menikmati hari kemerdekaan ini,” ujarnya.

“Tugas kita anak bangsa ke depan bagaimana memanfaatkan hari-hari di negara kita yang sudah merdeka ini dengan memanfaatkan ilmu, kesempatan waktu untuk mengelola potensi-potensi daerah dan negara kita. Hal penting lainnya adalah bagaimana kita bisa menjaga kekompakan dan kebersamaan karena negara kita negara yg besar tidak akan bisa maju tanpa kekompakan,” tutup Ijeck. (P3)

Berita Lainnya

Berita Terbaru