26.9 C
Medan
Sabtu, April 20, 2024

Pandemi Covid-19 Telah Berlalu, RS Adam Malik Jalankan 10 Yankes Program Transformasi Menkes

Berita HariIni

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Medan (buseronline.com) – Seiring dengan berakhirnya pandemi Covid-19, RSUP H Adam Malik pun kini mulai melakukan pembenahan. Di antaranya adalah melakukan renovasi ruang perawatan, interior, paviliun dan lainnya.

“Insya Allah di akhir tahun ini sudah akan lebih bagus dari sebelum Covid-19. Tentu ini bertujuan untuk membuat kenyamanan bagi pasien, pasien akan di nomor satukan,” kata Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Zainal Safri MKed (PD) SpPD-KKV SpJP (K).

Dalam hal ini, Zainal mengatakan RS Adam Malik juga akan mengampu dan prosesnya sudah berjalan pada 10 layanan kesehatan (yankes) sesuai program transformasi dari Menkes RI.

Ke-10 layanan itu, terdiri dari kanker, jantung, stroke, uronefrologi, kesehatan ibu anak, Diabetes Militus, Tuberkulosis, penyakit infeksi emerging, gastrohepatologi dan kesehatan jiwa.

Saat ini, papar Zainal, pihaknya sudah turun ke sejumlah RSUD di Provinsi Sumut maupun Aceh. Karenanya ke depan jika program sudah selesai, maka Sumut memiliki rumah sakit regional yang telah diperkuat.

“Misalnya di Tarutung akan ada empat atau lima layanan tadi untuk membawahi beberapa Kabupaten/Kota di wilayah situ. Jadi tidak semua penyakit perlu ke Medan,” timpalnya.

Zainal melanjutkan, di Provinsi Sumut ada sekitar 13 kabupaten/kota yang di upgrade dan di Aceh juga ada belasan. Program ini nantinya akan dibentuk secara regional yang berperan untuk preventif penyakit agar lebih cepat mendapatkan penanganan.

Sedang untuk dokter, kata Zainal, RS Adam Malik akan memberikan pelatihan. Termasuk alat kesehatan yang tersedia secara bertahap akan diplot dari Kemenkes RI.

“Sehingga nantinya akan tumbuh rumah sakit yang bisa menangani lebih cepat. Jadi kalau suatu saat seseorang kena serangan jantung di Tarutung tidak perlu lagi harus ke Medan, karena sudah bisa,” ucapnya.

Tak sampai disitu, Zainal menuturkan, pihaknya kini juga sedang membangun kamar operasi agar bisa lebih banyak menampung dan melayani pasien.

Kemudian pada tahun 2024 mendatang, RS Adam Malik juga akan mulai membangun onkologi terpadu, sehingga semua pelayanan onkologi akan terpusat pada satu gedung delapan lantai dengan hampir 200 tempat tidur.

Ia mengatakan RS Adam Malik juga kini sudah mulai masuk dalam tahap mendidik dokter sub spesialis. Sehingga, RS Adam Malik selain melayani masyarakat Sumut juga sebagai tempat memberikan yang terbaik untuk pendidikan kedokteran.

“Tentu saya merasa perlu lebih banyak berbuat untuk rakyat Sumut. Karena memang, selain kami bisa melayani, tentu diharapkan bisa memproduksi dokter spesialis yang lebih banyak. Sehingga makin banyak kami membuka layanan tentu bisa membuat dokter bisa sekolah dan bisa jadi spesialis,” ungkapnya. (P3)

Berita Lainnya

Berita Terbaru