31.7 C
Medan
Sabtu, April 20, 2024

Ketua DPRD Sumut Tinjau Proyek Pembangunan SMA Plus di Besitang Langkat

Berita HariIni

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Medan (buseronline.com) – Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting meninjau progres proyek pembangunan gedung SMA Plus di Kampung Lama Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat berbiaya puluhan miliar rupiah yang anggarannya bersumber dari dana APBD Sumut TA 2022 dan 2023 yang dikerjakan secara multiyears.

“Kita ingatkan rekanan yang menangani proyek gedung sekolah ini, agar jangan sampai sepeserpun uang rakyat disalahgunakan atau diselewengkan,” tutur Baskami Ginting kepada wartawan melalui telepon seusai meninjau proyek pembangunan gedung SMA Plus tersebut.

Baskami mengatakan saat meninjau sekaligus melihat progres proyek tersebut, pihaknya didampingi Kacabdis Pendidikan Wilayah II Sumut, Syaiful Bahri dan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah SMA Plus Langkat, Didik Afwandi.

“Keberadaan SMA Plus Langkat nantinya diharapkan melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing dengan SMA unggul lainnya di Sumut. Oleh karenanya, sekolah tersebut perlu dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang memadai, seperti fasilitas air bersih serta akses jalan,” katanya.

Dari pengamatan Ketua DPD Baguna PDI Perjuangan Sumut ini, fasilitas gedung sekolah, seperti bangunan utama termasuk ruang kelas, kantor dan lainnya, telah rampung.

Tapi wajib dilakukan pemeliharaan secara berkala serta pengadaan keperluan lainnya, agar bisa dialokasikan di APBD Sumut.

Namun yang paling ditekankan Baskami, agar semaksimal mungkin hindari penyalahgunaan anggaran, agar tidak menjadi temuan hukum nantinya yang berujung ke proses hukum, sebab di era saat ini tidak ada lagi celah menutup-nutupi pelanggaran hukum.

Sementara itu, Plh Kepala Sekolah SMA Plus Langkat Didik Afwandi menjelaskan pembangunan tahap pertama sekolah telah rampung, yakni berupa kantor, ruang guru dua tingkat, perpustakaan dua tingkat, ruang petugas keamanan dan gapura.

Untuk tahap kedua, lanjut Didik, berupa asrama siswa, ruang belajar, laboratorium, musholla, serta rumah petugas keamanan dan hingga saat ini proses pembangunan yang dilakukan secara bertahap telah menggunakan anggaran sebesar Rp21,3 miliar.

Didik menjelaskan saat ini gedung sekolah memerlukan kesiapan fasilitas penunjang berupa ketersediaan air bersih dan akses jalan sepanjang 2 Km dari akses jalan besar di Kecamatan Besitang.

Berita Lainnya

Berita Terbaru